Pelayanan Buka 24 Jam, Hari Libur Tetap Buka
Beranda » Sold Out » Keris Kamardikan Sengkelat Pusaka Dengan Jumlah Luk 13

Keris Kamardikan Sengkelat Pusaka Dengan Jumlah Luk 13

Ditambahkan pada: 29 Agustus 2017 / Kategori: Sold Out
STOK HABIS
Kode : P5695
Berat : 1 kg
Stok : Habis
Dilihat : 318 kali
Review : Belum ada review
Maaf, stock habis!
Produk ini tidak tersedia lagi (tidak dapat diorder).

Bagikan informasi tentang Keris Kamardikan Sengkelat Pusaka Dengan Jumlah Luk 13 kepada teman atau kerabat Anda.

Deskripsi Keris Kamardikan Sengkelat Pusaka Dengan Jumlah Luk 13

Keris Kamardikan Sengkelat Pusaka Dengan Jumlah Luk 13

Keris Kamardikan Sengkelat Pusaka Dengan Jumlah Luk 13 adalah keris pusaka yang memiliki jumlah luk 13 dengan lambe gajah, dan sogokan serta motif pamor kulit semongko yang banyak sekali diburu orang. Keris pusaka sengkelat termasuk keris yang namanya sudah sangat melegenda sekali disuluruh nusantara hingga hampir diseluruh manca negara.

Keris Kamardikan Sengkelat Pusaka Dengan Jumlah Luk 13 mempunyai khasiat Insya Allah untuk membangkitkan kharisma kewibawaan tingkat tinggi, dimudahkan dalam mengatur anak buah/bawahan, mudah mengambil simpati atasan, kemudahan meraih jabatan, dimudahkan dan dilancarkan dalam usaha, membuka pintu rejeki agar mengalir deras.

Keris Kamardikan Sengkelat Pusaka Dengan Jumlah Luk 13

Nama Dapur / Bentuk Keris ini : Sengkelat luk 13.
Nama Pamor / Lambang / Filosofi : Kulit Semongko.
Bentuk Pamor Keris Kulit Semongko
Tangguh / Era Pembuatan / Estimasi : Kamardikan
Model Bilah Pusaka : Luk 13
Panjang Bilah-Gonjo Keris : 36,3 CM
Panjang Seluruh Keris : 43,2 CM
Asal Usul Pusaka : Dari Mpu Wesi Aji.
Stok produk/barang ini : 1 Buah.
Mahar Tertulis belum termasuk Warangka / Sarung Kayu
Jika Berminat Dengan Produk Ini Sebutkan Pada Admin Kode Produk : P5695.

Sejarah Keris Kamardikan Kyai Sengkelat

Ketika Kerajaan  Majapahit mulai surut, hiduplah seorang  empu keris yang sakti mandraguna.
Dia bernama Jaka Supa putra dari  Bupati Empu yang bernama Ki Supadriya.
Jaka Supa adalah seorang  pemuda yang sederhana, namun sangat menyukai tapa brata istilah jawanya adalah “Gentur lelaku prihatin”. Kelak atas perjuangan tapa bratanya, beliau akan menurunkan pusaka pusaka yang hebat dan juga menurunkan empu-empu  pembuat keris yang luar biasa di tanah jawa.
Konon pada suatu ketika, wilayah kerajaan Majapahit dilanda “pagebluk” yang sangat nggegirisi,hingga banyak para kawula (rakyat jelata) yang pagi sakit sore meninggal dan sore sakit paginya meninggal.

Tidak hanya para rakyat jelata, banyak juga beberapa bangsawan, pandita dan sebagainya terserang penyakit  yang sangat misterius ini. Hingga akhirnya kekawatiran Sang Prabu atas nasib penghuni Kraton oleh sebab ganasnya pageblug tersebut terjadi juga, Dyah Ayu Sekar Kedaton  jatuh sakit. Sudah beberapa tabib pinunjul dari penjuru negeri dihadirkan untuk membatu kepulihan sang putri,  namun toh hasilnya selalu nihil. Bahkan kalau malam menjelang , penyakit sang putri kian menjadi jadi.
Untuk menghindari kejadian yang tidak di inginkan, sang prabu menugaskan segenap abdi dalem untuk bergiliran menjaga sang putri, khususnya di malam hari.

Keris Kamardikan Sengkelat Luk 13

Hingga suatu malam,  sampailah giliran jaga itu jatuh pada Tumenggung Supandriya dan Tumenggung Supagati.
Akan tetapi,  karena mereka berdua  ternyata sakit, maka tugas itu diwakilkan kepada anak anak mereka. Jaka Supa putra dari Tumennggung Supandriya dan Majigjo adalah putra dari Tumenggung Supagati.
Sore itu langit agak mendung, disebelah barat semburat sinar matahari tampak kemerahan menyaput mega.
Hingga dari jauh terlihat menakutkan laksana banjir darah siap menerkam majapahit.

Jaka Supa dan Majigja

Mereka (Jaka Supa dan Majigja ) berangkat bersama sama menuju Kraton, ditengah perjalanan tak henti hentinya Majigja menceritakan kerisnya yang indah berlapis emas hasil buatanya sendiri. Keris itu diberinya nama sabuk Inten, sebuah keris yang indah, anggun, berpamor eksotis  dan menyimpan enegi  gaib yang  luar biasa, bahkan sembari bercanda, kadang  Majigja setengah meledek keris buatan Jaka Supa yang diberi nama Kyai Sengkelat itu. Sengkelat memang berbentuk sangat sederhana, dia sangat polos , tak banyak ornamen, ibarat naga dia bagaikan seekor naga yang hitam legam tanpa mahkota. Namun dibalik kesederhanaanya itulah, Sengkelat adalah keris yang pilih tanding.
Sesampai di keputren, mereka berdua langsung mengambil tempat jaga masing masing.

Keris Kamardikan Sengkelat Luk 13

Jaka Supa di sebelah kanan regol, sedangkan Majigja disebelah kiri. Beberapa saat waktu berlalu ,tidak terjadi apa-apa. Namun menjelang tengah malam, tiba tiba angin berdesir agak kencang menebar aura mistis yang menggetarkan hati para prajurit yang ikut menjaga kediaman sang putri, angin itu makin melembut dan melembut, hingga akhirnya banyak prajurit yang kemudian bergelimpangan tak mampu menahan hawa kantuk yang luar biasa.

Munculnya Keris Condong Campur

Tiba-tiba dari arah Gedong pusaka muncul sinar merah kehitaman yang sangat terang benderang, sinar itu naik memanjat langit setinggi  lima pohon kelapa dewasa.Sinar tersebut berpendar pendar ke segala penjuru, menebarkan  hawa teluh atau wabah penyakit yang mengakibatkan pageblug tersebut.
Jaka Supa dan Majigja tak bergeming, ternyata hanya mereka berdua yang masih tersisa dari serangan hawa kantuk tersebut,  mereka meningkatkan kewaspadaan  , setelah mereka cermati ternyata sinar yang menebar teluh tersebut adalah Keris Kyai Condong Campur.
Sabuk Inten yang sedari tadi sudah okrak-okrok pengen keluar dari warangkanya tiba tiba melesat naik ke angkasa, pertempuran condong campur dan sabuk inten tak terelakan lagi, namun sabuk inten memang jauh dibawah condong campur, baru sekitar sepuluh menit sabuk inten dapat dikalahkan dan balik ke warangkanya. Bahkan lambung Sabuk Inten “grimpil” dibagian depan , akibat hantaman Condong Campur.

Jaga Supa tanggap sasmita,

Sengkelat segera dicabut dari warangkanya setelah mendapat restu, keris pusaka tersebut membumbung tinggi ke angkasa, pertempuran terjadi sangat sengit sekali, desak mendesak dan serang menyerang.
Setelah hampir subuh condong campur mulai kewalahan hingga akhirnya Sengkelat berhasil mematahkan ujung condong campur satu luk, akhirnya condong campurpun ngibrit ketakutan dan masuk kembali ke gedong pusaka.
Sejak saat itu condong campur tak pernah keluar lagi menebar pageblug,  semenjak saat itu pula Dyah Ayu sekar kedaton berangsur angsur sembuh, dan  atas jasa-jasanya Jaka Supa akhirnya diangkat menjadi Empu Kerajaan kesayangan sang Prabu.
Kelak dari tangannya akan lahir pusaka pusaka hebat yang sampai saat ini dikejar kejar oleh para pecinta keris, dan dari beliau juga akan lahir empu empu hebat penerusnya, keturunan terakhir beliau menurut cerita adalah Empu Djeno Harum Braja dari Ngayugyokarto Hadiningrat.

Berhubungan dengan cerita di atas, simbah selalu berpesan ;

Lee..…. tirunen si sengkelat, dia adalah simbol wong cilik tapi sugih ngelmu“bathok bolu isi madu” paribasane.
Sengkelat orang seneng nuduhake kasudibyane, walau dia sakti, kuat namun sosoknya sangat sederhana, sak anane atau sakmadya.
Menurut simbah Sengkelat menjadi ikon bagi para  kawula alit yang berilmu tinggi.
Konon, kelak dinusantara ini akan muncul sosok pemuda yang sederhana, tapi ketinggian ilmu lahir batinnya luar biasa, dia berasal dari keluarga biasa, yang lebih aneh lagi pemuda tersebut mempunyai pusaka Kanjeng Kyai Sengkelat sebagai tanda bahwa ia adalah pengemban amanat leluhur.
Pemuda tersebut akan berjuang membangun Nusantara menjadi negeri yang aman, adil dan makmur.

Foto Keris Asli Tanpa Editan, Dijamin & Garansi Keris Sama Dengan di Foto.

Hubungi Kami di :
PIN BBM : PUSAKA
Telephone : +6281 222 886 456
Sms : +6285 2939 88885
WhatsApp : +6285 2939 88885
Line : pusakadunia
WeChat : pusakadunia
Instagram : pusakadunia

Keris Kamardikan Sengkelat Pusaka Dengan Jumlah Luk 13

Keris Kamardikan Sengkelat Pusaka Dengan Jumlah Luk 13 ini bisa dimiliki oleh Penggemar Keris Pusaka yang mengutamakan khasiat dan isi bertuah didalamnya.

Keris Kamardikan Sengkelat Pusaka Dengan Jumlah Luk 13 ini bisa dimiliki oleh aktivis pemelihara Budaya Tosan Aji yang mengutamakan Keindahan Barang Antik Warisan Bangsa yang patut dipelihara dan dijaga demi melestarikan Cagar Budaya Indonesia.

Keris Kamardikan Sengkelat Pusaka Dengan Jumlah Luk 13ini bisa dimiliki oleh Pecinta dan Penggemar Tosan Aji yang mempertimbangkan keduanya, baik dari segi Khasiat Keris Pusaka maupun sebagai Barang Antik yang harus dijaga dan dilestarikan.

Keris Pusaka:

  • keris sengkelat banyu mili

Produk Terkait Keris Kamardikan Sengkelat Pusaka Dengan Jumlah Luk 13

STOK HABIS
Keris Pusaka Naga Sasra Sabuk Inten Murah Tapi Bagus
Rp 475.000
Habis
Kode: P3510
STOK HABIS
Keris Naga Sapto Pamor Wengkon
Rp 8.500.000
Habis
STOK HABIS
Keris Sujen Ampel Segaluh Pamor Tunggak Semi
Rp 1.850.000
Habis

Customer review dinonaktifkan: Keris Kamardikan Sengkelat Pusaka Dengan Jumlah Luk 13

Maaf, form customer review dinonaktifkan untuk produk ini

Mungkin Anda tertarik dengan produk terbaru kami.

Keris Pusaka Buto Ijo Keramat
Rp 2.750.000
Ready Stock
Kode: A4193
Tombak Pusaka Mataram Unik
Rp 450.000
Ready Stock
Kode: A4192
Sidebar Kiri
Kontak
Sidebar Kanan